• SMP NEGERI 1 SURAKARTA
  • SPENSA JAYA

Pemanfaatan Media Pembelajaran Daring Untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan kebijakan untuk menutup sekolah selama pandemi Covid-19. Kegiatan belajar mengajar dialihkan dari yang semula tatap muka menjadi belajar dari rumah dalam bentuk pembelajaran jarak jauh.

Penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh dilakukan secara daring sehingga tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi. Kurangnya kemampuan pemanfaatan teknologi dapat mengakibatkan proses pembelajaran menjadi kurang maksimal. Adapun solusi yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan penggunaan teknologi bisa dengan belajar secara mandiri maupun dengan mengikuti berbagai pelatihan dan lain sebagainya.

Untuk menjamin kelancaran proses pembelajaran dan memudahkan peserta didik dalam mengakses layanan pembelajaran, Kemendikud meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.id. Akun pembelajaran tersebut dapat digunakan oleh guru dan peserta didik untuk mngeakses layanan pembelajaran berbasis elektronik. Beberapa media pembelajaran daring yang dapat diakses dengan akun tersebut diantaranya adalah Google Classroom, Google Meet, Google Form,  Google Drive dan lain – lain.

Untuk mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh  diperlukan suatu sistem untuk mengelola kegiatan belajar mengajar. Learning Management System (LMS) merupakan sistem pengelolaan pembelajaran terintegrasi melalui aplikasi. Aktivitas pembelajaran dalam LMS antara lain penyampaian materi, penugasan dan penilaian harian. Guru dapat membuat kelas maya melalui LMS dan mendistribusikan materi serta penugasan melalui kelas tersebut.  Contoh LMS yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran antara lain Google Classroom,  dan Rumah Belajar.

Setiap media pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Kelebihan dari setiap media harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran. Sedangkan kekurangnnya harus dapat diantisipasi agar kekurangan tersebut tidak menyebabkan terhambatnya proses pembelajaran. Begitu juga dengan yang diterapkan di SMP Negeri 1 Surakarta, selama pandemi ini sudah menerapkan beberapa media daring seperti whatsapp grup, Google Classroom, dan Google Meet. Kemudian kami berinovasi dengan mengenalkan media pembelajaran daring baru seperti aplikasi Indoprima.

Panduan Media Pembelajaran Daring Untuk Siswa

Komentari Tulisan Ini